Pengelolaan keuangan merupakan kemampuan penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar, namun banyak siswa Sekolah Dasar Negeri 50 Sawah Lebar Baru belum memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan serta belum terbiasa menabung. Survei awal menunjukkan bahwa dari 40 siswa kelas 4A dan 4B, sekitar 70% belum memiliki kebiasaan menabung dan uang sakunya sebagian besar habis untuk top up game. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menabung sejak dini serta menumbuhkan kesadaran menyisihkan uang saku secara teratur. Kegiatan dilaksanakan dalam satu pertemuan berdurasi 90 menit menggunakan tiga metode, yaitu ceramah tentang literasi keuangan, sesi tanya jawab berhadiah celengan, dan kegiatan menggambar pohon impian untuk menetapkan tujuan menabung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, aktif menjawab pertanyaan, serta mampu menuliskan tujuan menabung mereka secara konkret pada media pohon impian, seperti sepeda, tas sekolah, dan mainan. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran awal siswa mengenai manfaat menabung dan mendorong mereka untuk mulai menyisihkan uang saku secara teratur, meskipun keberlanjutan kebiasaan tersebut masih memerlukan pendampingan dari guru dan orang tua serta evaluasi lebih lanjut.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Erlangga et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: