Answers are grounded in this paper and cite their sources.
School libraries play an important role in supporting learning and developing students’ literacy; therefore, systematic management is essential to ensure service quality. This study aims to analyze the implementation of library management in improving service quality at SDN Situsari 01 and identify the supporting and inhibiting factors. The study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation involving five informants: the principal, two library managers, and two students from classes V B and VI B. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while trustworthiness was examined through source and technique triangulation, persistent observation, and member checking. The findings indicate that planning, organizing, implementation, and supervision have been carried out but remain suboptimal. Basic services continue through book lending, textbook provision, and classroom reading corners, although administration, facilities, and collection management require improvement. Supporting factors include school support, available collections, and students’ enthusiasm, while the main obstacles involve limited space, budget, shelving, managers’ time, and professional personnel. Improving service quality requires structured work programs, enhanced staff competencies, better facilities, and periodic evaluation to ensure more consistent and sustainable library services. ABSTRAK Perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran dan pengembangan literasi peserta didik sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara sistematis untuk menjamin kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan di SDN Situsari 01 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan lima informan, yaitu kepala sekolah, dua pengelola perpustakaan, dan dua peserta didik kelas V B dan VI B. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, ketekunan pengamatan, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan telah diterapkan, tetapi belum optimal. Layanan dasar tetap berjalan melalui peminjaman buku, penyediaan buku paket, dan pemanfaatan pojok baca, meskipun administrasi, fasilitas, dan pengelolaan koleksi masih perlu dibenahi. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, ketersediaan koleksi, dan antusiasme peserta didik, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan ruang, anggaran, rak, waktu pengelola, dan tenaga profesional. Peningkatan layanan memerlukan program kerja terstruktur, penguatan kompetensi pengelola, perbaikan fasilitas, dan evaluasi berkala.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Habibah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: