Load imbalance among the phases of a low-voltage three-phase four-wire installation produces neutral current and additional power loss in the neutral conductor. Boarding-school (pesantren) installations combine dormitory, kitchen, classroom, and prayer-hall loads that operate simultaneously every day, yet phase balance is rarely documented. This study aims to determine the percentage of load imbalance, neutral current, and neutral-conductor power loss of Sub-Distribution Panels (SDPs) 1 and 2 at Pondok Pesantren Sulaimaniyah Usman Tayeb, Gorontalo. A descriptive-analytical quantitative method was applied. Phase and neutral currents were measured with a clamp meter three times a day (morning, afternoon, evening) for seven consecutive days, 18–24 May 2026, giving 21 measurements per panel. Imbalance was calculated using the phase-coefficient method and compared with the 20% limit of IEEE Std 446. Neutral loss was calculated from the measured neutral current and actual cable resistance. SDP 1 showed an imbalance of 2.53–17.63% (mean 9.12%), all within the limit, whereas SDP 2 ranged from 2.48% to 21.51% (mean 11.03%), with one measurement above the limit and 13 of 21 above 10%. Mean neutral current was 4.32 A (SDP 1) and 4.57 A (SDP 2). Mean neutral loss was 0.79 W and 2.13 W, respectively. The 2.7-fold loss difference stems mainly from the longer neutral cable of SDP 2 (50 m versus 20 m). Imbalance appears to be governed by the simultaneous operating pattern of loads rather than by installed capacity. Redistribution of loads among phases, starting with SDP 2, is recommended. ABSTRAK Ketidakseimbangan beban antar fasa pada instalasi tegangan rendah tiga fasa empat kawat menimbulkan arus netral dan rugi daya tambahan pada penghantar netral. Instalasi pesantren menggabungkan beban asrama, dapur, ruang belajar, dan tempat ibadah yang beroperasi serentak setiap hari, tetapi keseimbangan fasanya jarang didokumentasikan. Penelitian ini bertujuan menghitung persentase ketidakseimbangan beban, arus netral, dan rugi daya pada penghantar netral Sub Distribution Panel (SDP) 1 dan SDP 2 di Pondok Pesantren Sulaimaniyah Usman Tayeb Gorontalo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitik. Arus fasa dan arus netral diukur dengan clamp meter tiga kali sehari (pagi, siang, malam) selama tujuh hari berturut-turut pada 18–24 Mei 2026, sehingga diperoleh 21 titik ukur per panel. Ketidakseimbangan dihitung dengan metode koefisien fasa dan dibandingkan dengan batas 20% menurut IEEE Std 446, sedangkan rugi netral dihitung dari arus netral terukur dan resistansi kabel aktual. SDP 1 menunjukkan ketidakseimbangan 2,53–17,63% (rata-rata 9,12%) dan seluruhnya di bawah batas, sedangkan SDP 2 berkisar 2,48–21,51% (rata-rata 11,03%) dengan satu titik ukur melampaui batas dan 13 dari 21 titik di atas 10%. Arus netral rata-rata adalah 4,32 A (SDP 1) dan 4,57 A (SDP 2), dengan rugi netral rata-rata 0,79 W dan 2,13 W. Selisih rugi 2,7 kali terutama disebabkan kabel netral SDP 2 yang lebih panjang (50 m berbanding 20 m). Ketidakseimbangan tampak lebih ditentukan oleh pola pengoperasian beban yang serentak daripada kapasitas terpasang. Redistribusi beban antar fasa, dimulai dari SDP 2, direkomendasikan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Mohamad et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: