Between Healthy Snack Selection And The Health Status Of Children With Special Needs At SLB 1 Mataram. The health status of children with special needs is influenced by multiple factors, including dietary patterns and snack consumption within the school environment. Inadequate hygiene practices and poor nutritional quality of available snacks may increase the risk of health problems. This concern is particularly important for children with special needs, who may experience limitations in recognizing and selecting healthy food options. Objective: This study examines the relationship between attitudes toward healthy snack selection and the health status of children with special needs at SLBN 1 Mataram. Method: An analytical cross-sectional design was employed in this study with 127 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Data on attitudes toward healthy snack selection and children’s health status over the past six months were collected via questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Result: The results show that 100 children demonstrate a positive attitude toward selecting healthy snacks at school, while 27 children exhibit a negative attitude. Regarding health status over the past six months, 112 children are classified as having good health, and 15 children are classified as having poor health. The Chi- Square test indicates a p-value of 0.586 (p 0.05), showing no statistically significant relationship between attitudes toward selecting healthy snacks and the health status of children with special needs. Keywords: Attitude, Healthy Snack, Health Status, Children With Special Needs. ABSTRAK Pemilihan Jajanan Sehat Dengan Status Kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus Di SLBN 1 Mataram. Status kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola konsumsi makanan, termasuk jajanan yang dikonsumsi di lingkungan sekolah. Banyak jajanan yang tidak memenuhi standar kebersihan dan kecukupan gizi sehingga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, khususnya pada ABK yang memiliki keterbatasan dalam memahami pilihan makanan sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap dalam memilih jajanan sehat dengan status kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus di SLBN 1 Mataram. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 127 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai sikap dalam memilih jajanan sehat dan status kesehatan anak selama enam bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan, sikap anak dalam memilih jajanan sehat di sekolah dengan sikap positif berjumlah 100 responden, dan anak yang menunjukkan sikap negatif berjumlah 27. Pada status kesehatan selama 6 bulan terakhir menunjukkan 112 responden berada pada kategori baik dan 15 anak dengan kategori tidak baik. Hasil uji statistik menggunakan uji chi- Square menunjukkan nilai p value = 0,586, yang artinya p value 0,05, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara sikap dalam memilih jajanan sehat dengan status kesehatan ABK Kata Kunci: Sikap, Jajanan Sehat, Status Kesehatan, Anak Berkebutuhan Khusus.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Adawiyah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: