Lung cancer remains one of the leading causes of cancer related deaths in Indonesia, with an increasing number of cases each year. Smoking is recognized as the most dominant risk factor, while age also contributes significantly, especially among the elderly. However, studiest that specifically examine the relationship between age and smoking habits with the incidence of lung cancer at the local level are still limited. This study aims to determine the relationship between age and smoking habits with the incidence of lung cancer, and to describe the patient characteristics based on age, smoking history, and histopathological types of lung cancer. This was an observasional analytic study using a cross sectional approach. The study involved 97 patients selected through purposive sampling. Data were collected from questionnaires and medical records at RSUD Al-Ihsan Bandung from April to June 2025. Data were analyzed using the Rank Spearman correlation test. A total of 66% of patients in this study were diagnosed with lung cancer. Most of them aged 45-64 years and classified as heavy smokers. All patients were diagnosed with Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC), with adenocarcinoma being the most common subtype. There was no statistically significant relationship between age and the incidence of lung cancer (p = 0,511), but a statistically significant relationship was found between smoking habits and the incidence of lung cancer (p = 0,046). Conclusion: Smoking habits are significantly associated with the incidence of lung cancer, while age does not show a statistically significant relationship. Keywords: Age, Smoking, Lung Cancer, Adenocarcinoma. ABSTRAK Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab utama kematian kanker di Indonesia, dengan jumlah kasus yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Merokok dikenal sebagai faktor risiko paling dominan, sementara faktor usia juga turut berperan, khususnya pada kelompok usia lanjut. Meski demikian, kajian yang membahas secara spesifik mengenai hubungan antara usia dan kebiasaan merokok terhadap kejadian kanker paru di tingkat lokal masih jarang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara usia dan kebiasaan merokok dengan kejadian kanker paru, serta mendeskripsikan karakteristik pasien berdasarkan usia, riwayat merokok, dan tipe histopatologi kanker paru. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 97 pasien yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Al-Ihsan bandung selama periode April hingga Juni 2025. Data dikumpulkan dari kuesioner dan rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Sebanyak 66% pasien dalam penelitian terdiagnosis kanker paru. Mayoritas pasien berusia 45-64 tahun dan memiliki kebiasaan merokok berat. Semua kasus merupakan tipe Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC), dengan subtipe adenokarsinoma sebagai yang paling dominan. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian kanker paru (p = 0,511), tetapi terdapat hubungan bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian kanker paru (p = 0,046). Kebiasaan merokok berhubungan signifikan dengan kejadian kanker paru, sedangkan usia tidak menunjukkan hubungan yang berarti secara statistik.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Septi et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: