Kesenjangan sosial merupakan isu yang ditandai oleh perbedaan signifikan dalam akses terhadap sumber daya, kesempatan, serta layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan. Dalam konteks masyarakat modern, khususnya generasi Z, fenomena ini berkaitan erat dengan meningkatnya nilai individualisme yang dipengaruhi oleh modernisasi. Preferensi terhadap kebebasan berekspresi dan kemandirian personal membentuk cara mereka berinteraksi, sekaligus memengaruhi tingkat kepedulian terhadap isu sosial di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana generasi Z memaknai kesenjangan sosial, faktor yang mendorong keterlibatan mereka, serta bentuk komunikasi yang dianggap relevan dan bermakna. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan pemerolehan data dengan target audiens. Melalui hasil observasi, perancangan buku dipilih sebagai medium untuk menjembatani isu kesenjangan sosial. Melalui kombinasi fotografi, elemen grafis, dan narasi yang terstruktur, desain diarahkan untuk menyampaikan pesan. Pendekatan melalui nilai personal dan keterhubungan sosial menjadi strategi utama dalam mendorong keterlibatan generasi Z. Harapannya, perancangan ini dapat memperkuat pemahaman isu kesenjangan sosial serta mendorong terbentuknya partisipasi yang lebih inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Izharuddin et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: