High-risk pregnancy may affect maternal psychological well-being, particularly by increasing anxiety related to pregnancy and childbirth. This community service program aimed to improve knowledge and support the psychological well-being of high-risk pregnant women through the SEJIWA BUMIL RISTI program (Mental Well-being for High-Risk Pregnant Women). The activity involved 31 high-risk pregnant women in Dadirejo Village, within the working area of Tirto 1 Community Health Centre, Pekalongan Regency, Indonesia. The program was conducted in two sessions on January 20 and 29, 2026, through health education, interactive discussions, and psychosocial support. Knowledge was assessed using a questionnaire developed by the implementation team, while anxiety was assessed using a contextually adapted Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The mean knowledge score increased from 50.97 before the activity to 91.94 afterwards. Meanwhile, the mean HARS score decreased from 22.90 to 14.84. The Wilcoxon signed-rank test showed a statistically significant difference in HARS scores before and after the program (p < 0.001). These findings indicate an increase in knowledge and a reduction in anxiety scores following the program. SEJIWA BUMIL RISTI may serve as a community-based approach to supporting the psychological preparedness of high-risk pregnant women through health education and strengthened social support. Keywords: Anxiety; Health Education; High-Risk Pregnancy; Pregnant Women; Psychosocial Support ABSTRAK Kehamilan berisiko tinggi dapat memengaruhi kondisi psikologis ibu, terutama berupa kecemasan dalam menghadapi kehamilan dan persalinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mendukung kesejahteraan psikologis ibu hamil berisiko tinggi melalui program SEJIWA BUMIL RISTI (Sehat Jiwa Ibu Hamil Risiko Tinggi). Kegiatan melibatkan 31 ibu hamil berisiko tinggi di Desa Dadirejo, wilayah kerja Puskesmas Tirto 1, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan pada 20 dan 29 Januari 2026 melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, dan dukungan psikososial. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner yang disusun oleh tim pelaksana, sedangkan tingkat kecemasan dinilai menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang diadaptasi secara kontekstual. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 50,97 sebelum kegiatan menjadi 91,94 setelah kegiatan. Sementara itu, rata-rata skor HARS menurun dari 22,90 menjadi 14,84. Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan adanya perbedaan skor HARS yang signifikan secara statistik sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan penurunan skor kecemasan setelah pelaksanaan program. Program SEJIWA BUMIL RISTI berpotensi menjadi pendekatan berbasis masyarakat untuk mendukung kesiapan psikologis ibu hamil risiko tinggi melalui edukasi dan penguatan dukungan sosial.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Suparni et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: