Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Kesehatan gigi dan mulut penting bagi pertumbuhan dan kualitas hidup anak usia sekolah. Pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi diduga berkaitan dengan status kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dengan kebersihan gigi dan mulut pada siswa SD Sukamulya 4, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan potong lintang ini melibatkan 35 siswa yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi Simplified Oral Hygiene Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu sebanyak 14 siswa (40,0%), sedangkan kategori baik sebanyak 11 siswa (31,4%) dan kurang sebanyak 10 siswa (28,6%). Status kebersihan gigi dan mulut berdasarkan OHI-S sebagian besar berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 24 siswa (68,6%), kategori baik sebanyak 8 siswa (22,9%), dan kategori buruk sebanyak 3 siswa (8,6%). Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai ?² = 15,886, df = 4, dan p-value 0,003 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dengan kebersihan gigi dan mulut (OHI-S). Pengetahuan yang lebih baik cenderung berkaitan dengan status kebersihan gigi dan mulut yang lebih baik. Edukasi dan pembiasaan pemeliharaan kesehatan gigi perlu diperkuat melalui kerja sama sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Saragina et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: