Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Kajian ini diarahkan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk serta fungsi alih kode yang ditemukan dalam caption Instagram Nessie Judge serta memahami penggunaannya sebagai strategi komunikasi digital. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif yang menerapkan analisis isi (content analysis), penelitian ini memanfaatkan data yang bersumber dari 550 caption yang ditelusuri pada akun Instagram resmi Nessie Judge dalam rentang Desember 2019 sampai Juli 2024. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 20 caption yang memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis berdasarkan teori Poplack (1980) untuk mengidentifikasi tipe alih kode dan teori Appel dan Muysken (1987) dalam mengkaji fungsi alih kode. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan dua kategori alih kode, yakni inter-sentential switching sebanyak 17 data (85%) dan intra-sentential switching sebanyak 3 data (15%). Dari segi fungsi, fungsi ekspresif ditemukan pada 10 data (50%), fungsi direktif pada 7 data (35%), fungsi fatik pada 3 data (15%), dan fungsi puitis pada 2 data (10%). Dua data memiliki dua fungsi sekaligus, sehingga jumlah persentase fungsi tidak mencapai 100%. Hasil analisis memperlihatkan bahwa penggunaan alih kode dalam caption Instagram tidak hanya berfungsi sebagai pergantian bahasa, tetapi juga digunakan untuk mengekspresikan perasaan, membangun keterlibatan dengan audiens, mempertahankan hubungan sosial, serta membentuk gaya dan identitas digital. Dengan demikian, alih kode dalam caption Instagram Nessie Judge dapat dipahami sebagai praktik kebahasaan yang berkaitan dengan konteks komunikasi, tujuan penggunaan bahasa, dan hubungan antara kreator dengan audiens.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Siahaan et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: