Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Reading interest is an important aspect of elementary education because it encourages students to engage in reading activities and supports literacy development. However, limited variation in reading instruction may reduce students’ interest in reading, highlighting the need for more engaging and enjoyable instructional models. This study aimed to examine the effect of the Quantum Reading learning model on the reading interest of second-grade students at MIN 7 Bandar Lampung. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest Only Control Group Design. The sample consisted of 56 students, comprising 28 students in the experimental group and 28 students in the control group. The experimental group received instruction using the Quantum Reading model, whereas the control group received regular instruction. Data on reading interest were collected using a questionnaire and analyzed through normality and homogeneity tests, followed by an Independent Samples t-Test using SPSS. The results showed that the experimental group obtained a mean reading interest score of 70.85, compared with 56.35 in the control group. The Independent Samples t-Test yielded a significance level of p < 0.001, indicating a statistically significant difference in reading interest between the two groups. Therefore, the Quantum Reading learning model demonstrated a significant effect on the reading interest of second-grade students at MIN 7 Bandar Lampung and may be considered an alternative instructional approach to support the development of reading interest in elementary schools. ABSTRAK Minat baca merupakan aspek penting dalam pembelajaran di sekolah dasar karena mendukung keterlibatan peserta didik dalam kegiatan membaca dan pengembangan kemampuan literasi. Namun, pembelajaran membaca yang kurang bervariasi dapat mengurangi ketertarikan peserta didik terhadap aktivitas membaca sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Reading terhadap minat baca peserta didik kelas II di MIN 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik, yang terdiri atas 28 peserta didik pada kelas eksperimen dan 28 peserta didik pada kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan model Quantum Reading, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran seperti biasa. Data minat baca dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat baca peserta didik pada kelas eksperimen mencapai 70,85, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 56,35. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, yang mengindikasikan adanya perbedaan rata-rata minat baca yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, model pembelajaran Quantum Reading menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap minat baca peserta didik kelas II di MIN 7 Bandar Lampung dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung pengembangan minat baca di sekolah dasar.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Oktaviani et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: