Answers are grounded in this paper and cite their sources.
This research was motivated by the low retention and memory capacity of students in learning Natural and Social Sciences (IPAS) in elementary school. This study aims to analyze the significant effect and evaluate the effectiveness of using word search puzzle media on the memory of fifth-grade students at UPTD SD Negeri 074056 Dahana Humene. A quantitative pre-experimental approach with a one-group pretest-posttest design was employed. The theoretical framework was grounded in information processing theory, emphasizing memory retention enhancement through attention, encoding, storage, and retrieval phases. The population comprised 30 fifth-grade students selected entirely as samples through total sampling. Data were collected using a 20-item multiple-choice test verified for validity and reliability, then analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, paired-sample t-test, and Normalized Gain (N-Gain) analysis. The results showed that the mean pretest score of 50.00 increased significantly to 81.67 on the posttest. Hypothesis testing via paired-sample t-test yielded a significance value (p-value) of 0.000 (p<0.05), confirming a statistically significant difference in students' memory performance before and after treatment. Furthermore, the average N-Gain score of 0.6523 was classified into the moderate effectiveness category. Thus, word search puzzles are proven to have a significant positive effect in enhancing students' memory retention in IPAS learning. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya ingat peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan mengukur efektivitas penggunaan media word search puzzle terhadap daya ingat peserta didik kelas V di UPTD SD Negeri 074056 Dahana Humene. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berbentuk one-group pretest-posttest design. Kerangka teoretis penelitian ini berakar pada teori pemrosesan informasi (information processing theory) yang menekankan penguatan retensi memori melalui tahapan atensi, pengodean, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi. Populasi penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas V yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 50,00 meningkat secara signifikan menjadi 81,67 pada posttest. Hasil pengujian hipotesis dengan paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 (p<0,05), yang membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan awal dan akhir peserta didik. Peningkatan daya ingat peserta didik juga diperkuat oleh perolehan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,6523 yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, penerapan media word search puzzle terbukti berpengaruh secara signifikan dan efektif dalam meningkatkan daya ingat peserta didik pada pembelajaran IPAS.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Gea et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: