Answers are grounded in this paper and cite their sources.
This study explores the experiences of fourth-semester students at STAIN Mandailing Natal in using the TikTok Writing Challenge as a means of practicing concise writing. A phenomenological approach was employed, involving eight students who actively participated in writing challenges on TikTok. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, content observation, and documentation. Data were analyzed using Moustakas’s technique through four stages: epoche, horizontalization, clustering meaning units into themes, and developing textural and structural descriptions to identify the essence of participants’ experiences. The findings revealed four main themes: the TikTok Writing Challenge as a self-directed informal learning space, awareness of efficient word usage, the development of informal learning communities, and challenges in balancing brevity and depth of meaning. Overall, participants perceived this activity as an opportunity to practice word selection, express ideas concisely, and receive feedback from other users. However, maintaining the depth of meaning while producing brief texts remained a challenge that should be considered when incorporating this activity as a supplementary approach to writing instruction. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman mahasiswa semester empat di STAIN Mandailing Natal dalam memanfaatkan TikTok Writing Challenge sebagai sarana berlatih menulis secara ringkas. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologis dengan melibatkan delapan mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam tantangan menulis di TikTok. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi konten, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Moustakas melalui empat tahapan, yaitu epoche, horizontalization, pengelompokan unit makna ke dalam tema, serta penyusunan deskripsi tekstural dan struktural untuk memperoleh esensi pengalaman partisipan. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama, yaitu TikTok Writing Challenge sebagai ruang pembelajaran informal yang mandiri, peningkatan kesadaran terhadap penggunaan kata secara efisien, terbentuknya komunitas pembelajaran informal, serta tantangan dalam mempertahankan keseimbangan antara keringkasan dan kedalaman makna. Secara keseluruhan, partisipan memandang aktivitas ini sebagai ruang untuk berlatih memilih kata, menyampaikan gagasan secara ringkas, dan memperoleh umpan balik dari pengguna lain. Namun, keterbatasan dalam mempertahankan kedalaman makna menjadi tantangan yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatannya sebagai aktivitas pendukung pembelajaran menulis.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Nur Aisyah Dlt (2026) studied this question.
Synapse has enriched 10 related papers. Consider them for comparative context: