Quasi-experimental study shows different motivation and learning outcomes in students using video and nonvideo STAD methods, suggesting varying effectiveness.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan motivasi belajar siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran STAD bermedia video dan STAD non video, (2) perbedaan hasil belajar siswa, antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran STAD bermedia video dan STAD nonvideo, dan (3) hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kelas A (STAD bermedia video) dengan motivasi belajar kelas B (STAD nonvideo), (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas A (STAD bermedia video) dengan hasil belajar kelas B (STAD nonvideo), (3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Robi’ul Setiawan (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: