Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan video animasi serta mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan video animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Meneladani Perilaku Pancasila di SD Negeri 060933 Medan Johor Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V B SD Negeri 060933 Medan Johor yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji koefisien korelasi, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 58,53, sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 80,66. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 22,13 poin setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan video animasi. Hasil uji koefisien korelasi memperoleh nilai rhitung sebesar 0,966 yang termasuk dalam kategori hubungan sangat kuat. Selanjutnya, hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai thitung sebesar 33,692 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,045 dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbantuan video animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 060933 Medan Johor Tahun Ajaran 2026/2027.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Rajagukguk et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: