Key result
Music therapy combined with progressive muscle relaxation significantly reduces blood pressure in elderly hypertensive patients.
Why the study?
Hypertension is common in elderly and can cause serious complications; non-pharmacological therapies like music and progressive muscle relaxation may provide beneficial effects on blood pressure.
Does the combination of music therapy and progressive muscle relaxation reduce blood pressure in elderly patients with hypertension?
Does the combination of music therapy and progressive muscle relaxation reduce blood pressure in elderly patients with hypertension?
p-value: p=0.003
The combination of music therapy and progressive muscle relaxation effectively reduces blood pressure in elderly patients with hypertension, offering an accessible non-pharmacological intervention.
Nonpharmacologic music-relaxation therapy may aid elderly hypertension control; leaves open confirmation in randomized trials.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang bersifat kronis dan banyak terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia), serta berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Kondisi ini sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala yang jelas. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan terapi non-farmakologis, seperti terapi musik dan relaksasi otot progresif yang terbukti memberikan efek relaksasi pada tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah pada lansia hipertensi sebelum dan sesudah diberikan terapi musik dan relaksasi otot progresif. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Intervensi diberikan dalam bentuk terapi musik dan relaksasi otot progresif dengan durasi tertentu sesuai prosedur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah pada kelompok yang diberikan intervensi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi musik dan relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Oleh karena itu, terapi ini dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang mudah, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Fernanda et al. (2026) studied Hypertension (n=32). Music therapy and progressive muscle relaxation vs. Control group was evaluated on Blood pressure degree reduction (p=0.003). A combination of music therapy and progressive muscle relaxation significantly reduced blood pressure in elderly patients with hypertension compared to a control group (p=0.003).
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: