Why the study?
Hypertension in elderly patients often lacks clear symptoms but can cause serious complications if not well controlled; progressive muscle relaxation may reduce high blood pressure in this population.
Does progressive muscle relaxation therapy reduce blood pressure in elderly individuals with hypertension?
Does progressive muscle relaxation therapy reduce blood pressure in elderly individuals with hypertension?
Progressive muscle relaxation performed for 6 days effectively lowered systolic and diastolic blood pressure in elderly patients with hypertension.
Latar Belakang: Hipertensi pada lansia sering tidak menunjukkan gejala yang jelas sehingga dikenal sebagai silent killer, namun bisa menimbulkan dampak serius berupa penyakit stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal apabila tidak dikendalikan dengan baik. Relaksasi otot progresif dapat mengurangi ketegangan otot serta menekan respons stres sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia. Metode: Studi kasus ini menggunakan desain penelitian deskriptif untuk mengetahui efektivitas relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia dengan menggambarkan penerapan intervensi keperawatan dan perubahan kondisi pasien sebelum dan sesudah tindakan. Subjek terdiri dari 4 lansia yang mengalami hipertensi. Studi kasus dilakukan dengan mengukur tekanan darah lansia sebelum dan setelah terapi relaksasi otot progresif selama 20-30 menit dengan 15 gerakan selama 6 hari. Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 6 hari, setiap responden lansia mengalami penurunan tekanan darah secara signifikan. Sebelum dilakukan intervensi berada pada kategori hipertensi tingkat I dan III, Setelah diberikan intervensi, seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik hingga mencapai kategori normal dan normal tinggi, yang menunjukkan bahwa adanya perbaikan kondisi tekanan darah. Kesimpulan: Relaksasi otot progresif terbukti efektif untuk penurunan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi, serta memberikan efek relaksasi yang ditandai dengan perasaan lebih rileks, tenang, dan nyaman.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Putri et al. (2026) studied Hypertension (n=4). Progressive muscle relaxation vs. Pre-intervention baseline was evaluated on Blood pressure.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: