Key result
Low physical activity and excessive weight are linked to ~17-point higher hypertension rates in pre-elderly adults.
Why the study?
Hypertension prevalence is increasing among pre-elderly, influenced by modifiable risk factors including nutritional status and physical activity.
Is there a relationship between nutritional status, physical activity, and the incidence of hypertension in pre-elderly individuals?
Cross-Sectional (n=179)
No
Is there a relationship between nutritional status, physical activity, and the incidence of hypertension in pre-elderly individuals?
Absolute Event Rate: 59.2% vs 42%
p-value: p=0.032
Excessive body weight and low physical activity are significantly associated with a higher prevalence of hypertension in the pre-elderly population, underscoring the importance of lifestyle modifications.
Does not yet support practice changes; leaves open prospective validation of these associations in pre-elderly adults.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok pra lansia. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi, di antaranya status gizi dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di Desa Rantau Selamat, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pra lansia usia 45–59 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 179 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner aktivitas fisik, pengukuran antropometri untuk penentuan indeks massa tubuh (IMT), serta pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (nilai p = 0,000) dan aktivitas fisk (nilai p = 0,032) dengan kejadian hipertensi. Pra lansia dengan status gizi berlebih dan aktivitas fisik rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi. Penelitian ini menyarankan pentingnya intervensi promotif dan preventif melalui pengendalian status gizi dan peningkatan aktivitas fisik untuk menurunkan risiko hipertensi pada kelompok pra lansia.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Ningsih et al. (2026) conducted a cross-sectional in Hypertension (n=179). Low physical activity vs. Good physical activity was evaluated on Incidence of hypertension (p=0.032). Low physical activity and excessive nutritional status were significantly associated with a higher incidence of hypertension among pre-elderly individuals.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: