This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan serius di dunia dengan persebaran dampaknya yang luas bagi kesehatan dan kesejahteraan, khususnya terhadap kejadian hipertensi. Wanita merupakan salah satu populasi yang rentan, berkaitan dengan aktivitas dan kondisi biologisnya. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pajanan pencemaran udara dengan peningkatan tekanan darah dan kejadian hipertensi pada wanita. Penelitian dilakukan melalui metode tinjauan literatur yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis). Proses pencarian artikel menggunakan aplikasi pencarian Publish or Perish melalui Google Scholar, Scopus dan PubMed. Kata kunci yang digunakan yaitu: “Pencemaran Udara” AND “Hipertensi” OR “Tekanan Darah”. Hasil pencarian awal dari ketiga sumber diperoleh total 695 artikel. Hasil tersebut kemudian disaring dengan kriteria inklusi: artikel terbitan 10 tahun terakhir (2016-2026), dalam bahasa Inggris, artikel full text yang berfokus pada pencemaran udara, tekanan darah dan kejadian hipertensi pada wanita, sehingga diperoleh sebanyak 20 artikel. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pajanan polutan udara didominasi oleh polutan partikulat (PM2,5) yang memiliki risiko terhadap peningkatan tekanan darah dan hipertensi. Setiap peningkatan konsentrasi polutan udara, terjadi peningkatan tekanan darah sistol pada wanita. Temuan ini memberikan perhatian bagi pemangku kepentingan bahwa wanita berisiko tinggi terhadap hipertensi yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, akibat pajanan polutan udara.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Aliyyah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: