Key result
Diabetes linked to ~25.9-fold higher odds of coronary heart disease.
Why the study?
Penyakit jantung koroner merupakan penyakit mematikan dengan faktor risiko yang perlu dianalisis menggunakan model regresi logistik biner pada pasien di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.
Cross-Sectional (n=120)
No
Odds Ratio: 25.891
p-value: p=<0.001
Hypertension and diabetes mellitus were found to be the most significant risk factors for coronary heart disease in this Indonesian hospital cohort.
May inform local risk stratification; leaves open causality and generalizability from this cross-sectional analysis.
Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang menyerang jantung dan termasuk salah satu penyakit yang mematikan didunia. Di Indonesia sendiri penyakit jantung koroner tercatat sebanyak 1,5% penyebab kematian setelah stroke. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui model analisis regresi logistik biner dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit jantung koroner pada pasien di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien di Poli Jantung RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada tahun 2023 Sebanyak 120 pasien yang dijadikan sampel dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Variabel dependen yaitu status penderita penyakit jantung koroner dan variabel independen yaitu jenis kelamin, usia, riwayat penyakit keluarga, hipertensi, indeks massa tubuh, diabetes mellitus, dan merokok. Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa model regresi logistik biner pada pasien penderita penyakit jantung koroner di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang adalah dan variabel independen yang mempengaruhi terjadinya penyakit jantung koroner yaitu hipertensi dan diabetes mellitus. Kata Kunci: Penyakit jantung koroner, regresi logistik biner, hipertensi, diabetes mellitus, faktor risiko
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Ndolu et al. (2026) conducted a cross-sectional in Coronary heart disease (n=120). Diabetes mellitus vs. No diabetes mellitus was evaluated on Coronary heart disease status (OR 25.891, p=<0.001). Diabetes mellitus and hypertension were significantly associated with coronary heart disease, increasing the odds by 25.89 and 10.32 times, respectively.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: