Why the study?
Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas.
Does an educational program improve knowledge regarding cardiovascular disease prevention in the elderly?
Does an educational program improve knowledge regarding cardiovascular disease prevention in the elderly?
Absolute Event Rate: 86.7% vs 46.7%
An educational intervention successfully improved the knowledge of elderly participants regarding cardiovascular disease prevention.
Latar Belakang: Penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti hipertensi, stroke, gagal jantung, dan jantung koroner. Masalah kesehatan utama yan sering ditemui pada lansia, yang berisiko meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah, serta melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko yang ada. Metode: Kegiatan dilakukan dalam 5 tahap pelaksanaan, yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil: Hasil pre test dan post test didapatkan pergeseran yang positif dalam distribusi tingkat pengetahuan. Didapatkan hasil pre test sebanyak 46,7% peserta dengan kategori baik. Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 86,7% peserta, dimana terjadi penambahan pengetahuan sebanyak 40% peserta. Kesimpulan: Ada peningkatan pegetahuan lansia sebelum dan sesudah dilakukan edukasi terkait pencegahan penyakit pembuluh darah.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Armi et al. (2026) studied Cardiovascular disease prevention. Educational program on cardiovascular disease prevention vs. Pre-intervention (pre-test) was evaluated on Proportion of participants with a good level of knowledge.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: