Key result
Hypertension was significantly associated with abnormal levels of both high-density lipoprotein (HDL) (p=0.014) and low-density lipoprotein (LDL) (p=0.047) among male police personnel.
Why the study?
Hypertension is influenced by various risk factors including lipid profile abnormalities, but the relationship between hypertension and HDL and LDL levels in police personnel was not established.
Cross-Sectional (n=22)
No
p-value: p=0.014 for HDL; 0.047 for LDL
In a small cohort of hypertensive male police personnel, hypertension was significantly associated with abnormal levels of both HDL and LDL.
Hipertensi adalah keadaan tekanan darah berada di atas batas normal yaitu ≥130/90 mmHg. Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi, di antaranya adalah usia, faktor genetik, suku, jenis kelamin, obesitas, faktor lingkungan, stres, serta pola makan seperti konsumsi natrium berlebih, meminum alkohol, perilaku merokok, dan konsumsi kolesterol yang membuat profil lipid menjadi tinggi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan kadar high density lipoprotein (HDL) dan kadar low density lipoprotein (LDL) pada Personil Kepolisian Resor (POLRES) Kota Kendari. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross selectional. Populasi dari penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan pasien hipertensi yang berjumlah 22 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Analisisi data yang digunakan uji normalitas dari distribusi data menggunakan Shapiro-Wilk. yang dilanjutkan dengan uji statistik Pearson’s correlation, jika hasilnya berdistribusi tidak normal maka dilanjutkan ke uji korelasi spearman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Hati Mulia Kendari. Berdasarkan umur responden didapatkan responden paling banyak adalah pada kelompok usia lansia (46-65) yaitu 13 orang dengan presentase 59%. Berdasarkan jenis kelamin lebih banyak yang berjenis kelamin laki-laki yaitu 22 orang dengan presentase 100%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan hipertensi dengan kadar high density lipoprotein (HDL).yaitu (p=0,014 <0,005) sedangkan ada hubungan hipertensi dengan kadar low density lipoprotein (LDL) yaitu (p=0,047 <0,005). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan hipertensi dengan kadar high density lipoprotein (HDL) dan kadar low density lipoprotein (LDL) pada Personil Kepolisian Resor (POLRES) Kota Kendari. Saran dalam penelitian perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai riwayat penyakit dan gaya hidup yang dapat mempengaruhi kadar LDL dan HDL pada pasien hipertensi.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Purnama et al. (2025) conducted a cross-sectional in Hypertension (n=22). Abnormal HDL and LDL levels vs. Normal HDL and LDL levels was evaluated on Correlation between hypertension and HDL/LDL levels (p=0.014 for HDL; 0.047 for LDL). Hypertension was significantly associated with abnormal levels of both high-density lipoprotein (HDL) (p=0.014) and low-density lipoprotein (LDL) (p=0.047) among male police personnel.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: