Why the study?
Diabetes Mellitus Tipe 2 is a metabolic disorder with high risk of cardiovascular complications due to dyslipidemia, necessitating assessment of triglyceride levels.
Cross-Sectional (n=30)
No
Absolute Event Rate: 61.5% vs 50%
p-value: p=0.045
A majority (60%) of Type 2 DM patients in this cohort exhibited hypertriglyceridemia, which was significantly associated with older age, highlighting the critical need for routine lipid monitoring to manage cardiovascular risk.
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang berisiko tinggi memicu komplikasi kardiovaskular akibat dislipidemia. Tujuan: untuk mengetahui gambaran kadar trigliserida pada pasien DM Tipe 2 di RS Sinar Husni. Metode: yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian sebanyak 30 responden diambil menggunakan teknik consecutive sampling di Laboratorium Patologi Klinik RS Sinar Husni. Hasil: menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (60%) dan berada pada kelompok usia ≥ 45 tahun (87%). Sebanyak 18 pasien (60%) memiliki kadar trigliserida tinggi (> 150 mg/dL), dan ditemukan hubungan yang signifikan antara faktor usia dengan peningkatan kadar trigliserida (p = 0,045). Kesimpulan: sebagian besar penderita DM Tipe 2 di RS Sinar Husni mengalami hipertrigliseridemia yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk melakukan pemantauan profil lipid secara rutin dan memberikan edukasi diet ketat bagi pasien diabetes.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Salsabila et al. (2026) conducted a cross-sectional in Type 2 Diabetes Mellitus (n=30). Older age (≥ 45 years) vs. Younger age (< 45 years) was evaluated on High triglyceride levels (> 150 mg/dL) (p=0.045).
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: