Penelitian ini dilandaskan pada observasi awal yang menunjukkan kesiapan organisasi dalam implementasi pelayanan poliklinik sore belum optimal. Sekitar 83% pasien rawat jalan masih memilih poliklinik pagi, sedangkan hanya 17% yang memanfaatkan poliklinik sore. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung komitmen afektif, kepemimpinan inklusif dan valensi perubahan terhadap kesiapan organisasi dalam implementasi pelayanan poliklinik sore di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kajen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel sampel jenuh (sensus) sebanyak 37 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen afektif dan kepemimpinan inklusif berpengaruh langsung terhadap kesiapan organisasi serta terhadap valensi perubahan. Valensi perubahan juga terbukti berpengaruh terhadap kesiapan organisasi dan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara komitmen afektif dan kepemimpinan inklusif dengan kesiapan organisasi. Rekomendasi untuk meningkatkan kesiapan organisasi dalam implementasi pelayanan poliklinik sore di RSUD Kajen adalah membentuk SK Tim Implementasi Poliklinik Sore lintas profesi dengan tugas menyusun alur pelayanan, menghitung kebutuhan SDM, mengatur jadwal DPJP, dan melakukan evaluasi berkala.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Indriani et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: