Perundungan verbal merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan mental siswa di lingkungan sekolah. Perilaku seperti mengejek, memberikan julukan yang merendahkan, menghina, dan mengeluarkan perkataan yang menyakitkan terkadang dianggap sebagai candaan sehingga siswa belum sepenuhnya memahami batas antara candaan dan perundungan. Kegiatan seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMP Muhammadiyah 3 Samarinda mengenai perundungan verbal, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta langkah pencegahan yang tepat. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 dengan sasaran 136 siswa melalui seminar mental health bertema “Stop Perundungan Verbal, Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman”. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dengan penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, praktik langsung, dan evaluasi deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab serta praktik. Kegiatan juga memberikan pemahaman awal kepada siswa mengenai bentuk perundungan verbal, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta pentingnya komunikasi positif dan sikap saling menghargai. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi awal dalam membangun kesadaran siswa dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan suportif.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Komariah et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: