Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Kehadiran media sosial telah mengubah cara instansi publik berkomunikasi dengan masyarakat, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintara 2 Melati Sukma Pertiwi sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN). Melalui Instagram, SPPG Bintara 2 membangun komunikasi dengan orang tua peserta didik, sekolah mitra, dan masyarakat guna meningkatkan engagement serta kepercayaan publik terhadap program. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi digital Public Relations SPPG Bintara 2 dalam membangun engagement pada akun Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi akun Instagram, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan mengacu pada teori Strategi Komunikasi Public Relations Rosady Ruslan (2016) serta konsep engagement Brodie et al. (2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPPG Bintara 2 menerapkan lima tahapan strategi komunikasi PR, meliputi identifikasi khalayak, perumusan pesan yang sederhana dan transparan, pemanfaatan Instagram sebagai media utama, pelaksanaan komunikasi yang konsisten, autentik, dan responsif, serta evaluasi melalui Instagram Insights dan respons audiens. Strategi tersebut berhasil membangun engagement pada berbagai dimensi, mulai dari learning, sharing, hingga advocating, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Kata Kunci: Strategi Komunikasi Digital, Public Relations, Engagement, Instagram, SPPG.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Imron et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: