Kemampuan memahami algoritma dan pemrograman menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung computational thinking peserta didik di era digital. Namun, peserta kegiatan masih memiliki keterbatasan dalam mengenal koding dan penggunaan Scratch. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar koding, algoritma, dan pemrograman melalui Scratch. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juni 2025 di SMK Islam Darul Khalifa dengan melibatkan 17 siswa. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan pembuatan program sederhana untuk menghitung luas persegi panjang menggunakan Scratch. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata jawaban benar meningkat dari 50 persen pada pre-test menjadi 75 persen pada post-test, atau meningkat sebesar 25 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik menggunakan Scratch dapat membantu peserta memahami konsep dasar algoritma dan pemrograman. Kegiatan selanjutnya dapat dikembangkan melalui proyek Scratch dengan tingkat kompleksitas bertahap untuk memperkuat kemampuan algoritmik dan computational thinking peserta.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Kristiyanto et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: