Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK) di SMK Ma'arif NU Al Muzayyin, Kabupaten Ciamis, masih rendah karena nilai rata-rata asesmen akhir semester berada di bawah KKM (76) dan pembelajaran masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kuasi-eksperimen dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 72 siswa kelas XI PBS, yaitu 36 siswa kelas eksperimen (Jigsaw) dan 36 siswa kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest pilihan ganda, kemudian dianalisis dengan uji Shapiro-Wilk, uji Levene, uji t sampel berpasangan, uji t sampel independen, dan uji N-Gain menggunakan IBM SPSS Statistics. Rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 70,33 menjadi 94,33, sedangkan kelas kontrol dari 62,44 menjadi 79,67. Uji t sampel independen pada nilai posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. < 0,001). Rata-rata N-Gain kelas eksperimen (0,7763; kategori tinggi) lebih besar daripada kelas kontrol (0,4340; kategori sedang) dengan perbedaan yang signifikan (Sig. < 0,001). Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran KIK.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Amalia et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: