Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengalirkan dampak media belajar fisika yang menggunakan video terhadap ketertarikan dan pemahaman konsep siswa di SMA Negeri 7 Medan mengenai materi Hukum Newton, juga untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa berkembang setelah memanfaatkan media pembelajaran video, serta untuk mengamati aktivitas siswa selama sesi pembelajaran. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dan desain dua kelompok yang menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah. Dalam penelitian ini terdapat 69 siswa kelas XI yang menjadi sampel, terdiri dari 35 siswa di kelas eksperimen dan 34 siswa di kelas kontrol. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran dengan media video, sedangkan kelas kontrol menerapkan cara pembelajaran tradisional. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tes pemahaman yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda, kuesioner, dan lembar observasi. Hasil dari pengujian instrumen menunjukkan bahwa semua 20 soal telah dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,949. Temuan penelitian tersebut menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest untuk kelas eksperimen adalah 49,17 dan meningkat menjadi 81,14 dalam posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 44,02 menjadi 57,30. Pengujian hipotesis mendapatkan nilai t_hitung sebesar 1,998 dengan t_tabel sebesar 1,997. Dengan t_hitung yang lebih besar dari t_tabel, maka hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran fisika berbasis video memiliki dampak yang signifikan terhadap pemahaman konsep siswa dalam konteks Hukum Newton. Aktivitas siswa selama pembelajaran dengan media video terklasifikasi baik. dengan rata-rata persentase mencapai 81,8%. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis video dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep, menarik perhatian siswa, serta mendorong partisipasi mereka dalam belajar fisika.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Halawa et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: