Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kemampuan berpikir kritis diperlukan agar siswa mampu menganalisis informasi, menginterpretasikan permasalahan, menarik kesimpulan, memberikan penjelasan secara logis, serta mengevaluasi informasi secara mandiri. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dapat menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran dan media yang dapat mendorong keaktifan siswa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning dan penggunaan media Canva terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas XI SMA YP HKBP 1 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 61 siswa, yang terdiri atas 32 siswa kelas XI-3 sebagai kelas kontrol dan 29 siswa kelas XI-4 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes kemampuan berpikir kritis berupa Pre-Test dan Post-Test, serta observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Samples T-Test, dan uji N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (t hitung) sebesar 9,266 lebih besar daripada (t tabel) sebesar 2,001, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,6260 atau 62,60%, yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang dan cukup efektif. Sementara itu, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,1406, yang termasuk dalam kategori peningkatan rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dengan dukungan media Canva memberikan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan pembelajaran pada kelas kontrol. Dengan demikian, model Discovery Learning dan penggunaan media Canva dapat menjadi alternatif dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih aktif dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Christin et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: