Answers are grounded in this paper and cite their sources.
The numeracy skills of fifth-grade students at UPTD SD Negeri 070999 Tarakhaini in whole numbers up to 1,000,000 were initially low. This condition was evidenced by pre-cycle test results indicating that only 5 out of 20 students (25%) achieved mastery learning with a class average score of 48.5. This study aims to describe the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by Wordwall and to analyze the improvement of students' numeracy skills in learning whole numbers up to 1,000,000. The methodology employed was Classroom Action Research (CAR) following the Kemmis and McTaggart model across two cycles, comprising planning, action, observation, and reflection stages. The findings revealed that teacher activity increased from 76.39% in Cycle I to 92.13% in Cycle II, while student activity improved from 59.20% to 80.36%. Furthermore, students' average numeracy score improved from 48.5 in the pre-cycle to 65 in Cycle I and reached 76 in Cycle II, with classical mastery increasing significantly from 25% to 70% and ultimately to 90%. Consequently, the implementation of the Contextual Teaching and Learning model assisted by interactive Wordwall media effectively enhances elementary school students' numeracy skills. ABSTRAK Kemampuan numerasi peserta didik kelas V UPTD SD Negeri 070999 Tarakhaini pada materi bilangan cacah sampai 1.000.000 masih tergolong rendah. Kondisi tersebut terbukti dari hasil tes awal pra-siklus yang mencatat hanya 5 dari 20 peserta didik (25%) yang mencapai kriteria ketuntasan dengan nilai rata-rata kelas sebesar 48,5. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Wordwall serta menganalisis peningkatan kemampuan numerasi peserta didik pada materi bilangan cacah sampai 1.000.000. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan aktivitas guru meningkat dari 76,39% pada Siklus I menjadi 92,13% pada Siklus II, sedangkan aktivitas peserta didik meningkat dari 59,20% menjadi 80,36%. Nilai rata-rata numerasi peserta didik juga meningkat dari 48,5 pada pra-siklus menjadi 65 pada Siklus I dan mencapai 76 pada Siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar melonjak dari 25% menjadi 70% lalu mencapai 90%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Contextual Teaching and Learning berbantuan media interaktif Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik sekolah dasar.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Zendrato et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: