Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Low student learning outcomes in Pancasila Education are an issue that needs to be addressed through learning activities that encourage active participation and collaboration. This study aimed to improve the learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 075026 Alo’oa in Pancasila Education through the implementation of the Think Pair Share cooperative learning model. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, comprising planning, action implementation, observation, and reflection, with 20 students as research subjects. Data were collected through observation, tests, and documentation, then analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods. The findings revealed improvements in learning outcomes, with classical learning mastery increasing from 40% in Cycle I to 90% in Cycle II and the average score rising from 48.75 to 80.25. Student engagement also increased from 49.38%, categorized as low, to 89.06%, categorized as very high. These changes occurred alongside the implementation of the think, pair, and share stages, which provided students with opportunities to think independently, exchange ideas with a partner, and present their thoughts. The findings indicate that implementing the Think Pair Share model, accompanied by improvements to instructional practices across cycles, can support improvements in student learning outcomes and engagement in Pancasila Education. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar murid pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan yang perlu ditangani melalui pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila murid kelas V SD Negeri 075026 Alo’oa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 20 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan hasil belajar, dengan ketuntasan klasikal naik dari 40% pada Siklus I menjadi 90% pada Siklus II dan nilai rata-rata meningkat dari 48,75 menjadi 80,25. Keaktifan murid juga meningkat dari 49,38% dengan kategori kurang aktif menjadi 89,06% dengan kategori sangat aktif. Perubahan tersebut berlangsung seiring penerapan tahapan think, pair, dan share, yang memberikan kesempatan kepada murid untuk berpikir mandiri, bertukar gagasan dengan pasangan, serta menyampaikan hasil pemikirannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share disertai perbaikan tindakan antarsiklus dapat mendukung peningkatan hasil belajar dan keaktifan murid dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Gea et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 10 related papers. Consider them for comparative context: