Key result
Structured coping management education improves quality of life by ~13 points in post-PCI patients.
Why the study?
Patients post-PCI often experience anxiety, stress, and activity limitations that reduce quality of life, necessitating coping management education to aid physical and psychological adaptation.
Does structured coping management education improve quality of life in post-PCI patients?
Does structured coping management education improve quality of life in post-PCI patients?
Mean Difference: -13.178
p-value: p=<0.001
Structured coping management education effectively improves the quality of life in patients recovering from percutaneous coronary intervention.
May support coping education in post-PCI recovery; leaves open confirmation in randomized trials.
Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, sehingga tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) banyak dilakukan untuk memperbaiki aliran darah koroner. Pasien pasca PCI masih sering mengalami kecemasan, stres, serta keterbatasan aktivitas yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Edukasi manajemen koping diperlukan untuk membantu pasien beradaptasi secara fisik dan psikologis setelah tindakan PCI. Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui pengaruh edukasi manajemen koping terhadap kualitas hidup pasien pasca PCI. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Populasi penelitian ini pasien yang telah menjalani tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) di RSUD DR. KH. Idham Chalid. Sampel sebanyak 45 responden dengan tekhnik consecutive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisa data dengan univariat dan bivariat dengan uji paired samples test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh edukasi manajemen koping secara terstruktur terhadap kualitas hidup pasien pasca PCI di RSUD Dr. KH. Idham Chalid (Ciawi) dengan nilai p value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan pemberian edukasi manajemen koping secara terstruktur efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien pasca PCI.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Leringga et al. (2026) studied Post-Percutaneous Coronary Intervention (PCI) (n=45). Structured coping management education vs. Pre-intervention (baseline) was evaluated on Quality of life (WHOQOL-BREF score) (Mean difference -13.178, p=<0.001). Structured coping management education significantly improved the quality of life of post-PCI patients compared to baseline (mean difference -13.178, p<0.001).
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: