Key result
Semi-Fowler positioning yields a ~1-point increase in oxygen saturation in heart failure.
Why the study?
Congestive heart failure causes impaired cardiac pump function leading to pulmonary and peripheral congestion, with variable clinical presentations requiring effective nursing interventions to improve oxygenation.
Does the Semi Fowler position improve oxygen saturation and respiratory rate in a patient with Congestive Heart Failure?
Case Report (n=1)
No
Does the Semi Fowler position improve oxygen saturation and respiratory rate in a patient with Congestive Heart Failure?
Absolute Event Rate: 91% vs 90%
The application of a 45-degree Semi Fowler position is a simple, non-invasive, and effective nursing intervention to improve oxygenation and respiratory comfort in a patient with severe congestive heart failure.
Semi-Fowler positioning was associated with minor gains in one CHF case; hypothesis-generating and should not change practice.
Gagal Jantung kongestif merupakan kurangnya fungsi pompa jantung yang menyebabkan kongesti akibat cairan di paru dan jaringan perifer yang merupakan hasil akhir yang sering terjadi pada banyak proses penyakit jantung. Gagal jantung kongestif terdapat pada sekitar 3 juta orang di Amerika serikat dan lebih dari 400.000 kasus baru dilaporkan setiap tahun. Gambaran klinis bervariasi untuk setiap pasien, tanda dan gejala bergantung pada seberapa cepat gagal jantung terjadi dan apakah hal tersebut mengenai ventrikel kiri, kanan, atau kedua nya (McPhee & Ganong, 2018) The study purpose: menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular akibat congestive heart failure (CHF) dengan penerapan intervensi posisi Semi Fowler terhadap peningkatan oksigenasi di ruang ICU Oetomo Hospital. Materials and methods: Penelitian ini menggunakan metode kasus deskriptif pada satu pasien dengan diagnosis Congestive Heart Failure (CHF) yang dirawat di ruang ICU Oetomo Hospital. Subjek penelitian adalah Tn. H berusia 73 tahun yang mengalami keluhan sesak napas. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa pemberian posisi Semi Fowler dengan elevasi kepala tempat tidur sekitar 150-450 untuk memantu meningkatkan ekspansi paru dan mengurangi kerja pernapasan terhadap peningkatan oksigenasi. Observasi dilakukan terhadap perubahan frekuensi napas, saturasi oksigen, dan tingkat kenyamanan pasien sebelum dan setelah intervensi. Data dikumpulkan melalui pengkajian langsung, observasi tanda-tanda vital, dan dokumentasi keperawatan selama periode perawatan pasien Results: Setelah intervensi berupa posisi Semi Fowler diberikan kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan penurunan keluhan sesak napas, saturasi oksigen mengalami peningkatan, serta peningkatan kenyamanan pasien saat bernapas. Conclusions: Penerapan posisi Semi Fowler dapat membantu meningkatkan oksigenasi dan mengurangu sesak napas pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF). Intervensi ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang sederhana dan efektif untuk mendukung fungsi pernapasan pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF)
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Adelia et al. (2026) conducted a case report in Congestive Heart Failure (n=1). Semi Fowler Position vs. Supine position (baseline) was evaluated on Oxygen saturation (%). Application of a 45-degree Semi Fowler position improved oxygen saturation from 90% to 91% and reduced the respiratory rate from 31-32 to 30 breaths per minute in a patient with Congestive Heart Failure.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: