Key result
Semi-Fowler positioning raises oxygen saturation by ~9 percentage points in acute cardiogenic pulmonary edema.
Why the study?
Acute Lung Oedema caused by CHF and CKD leads to severe gas exchange impairment and low oxygen saturation, requiring critical nursing care interventions.
Does the application of the Semi-Fowler position improve oxygen saturation in patients with Acute Lung Oedema secondary to CHF and CKD?
Case Report (n=1)
No
Does the application of the Semi-Fowler position improve oxygen saturation in patients with Acute Lung Oedema secondary to CHF and CKD?
Absolute Event Rate: 99% vs 90%
The application of a 30-45° Semi-Fowler position effectively enhances lung expansion and improves oxygen saturation in critically ill patients experiencing acute lung edema from cardiorenal syndrome.
Hypothesis-generating in complex cardiorenal edema; single-case data leaves open need for controlled trials before practice change.
Acute Lung Oedema (ALO) merupakan kondisi gawat darurat akibat akumulasi cairan di alveoli yang sering dipicu oleh gagal jantung (CHF) dan diperberat oleh gagal ginjal (CKD). Kondisi ini menyebabkan gangguan pertukaran gas berat yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen (SpO2). Penanganan non-farmakologis melalui pengaturan posisi menjadi krusial dalam asuhan keperawatan kritis untuk memperbaiki ventilasi pasien. Tujuan Penelitian. Untuk menganalisis asuhan keperawatan kritis pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan akibat ALO e.c CHF dan CKD, dengan fokus pada penerapan posisi Semi-Fowler untuk meningkatkan saturasi oksigen di ruang ICU RSUD Cibabat Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus pada Ny. A. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pemeriksaan fisik, wawancara, dan studi dokumen rekam medis. Intervensi yang diberikan adalah posisi Semi-Fowler dengan sudut 30-45° yang dipantau menggunakan bedside monitor untuk melihat perubahan nilai saturasi oksigen. Hasil. Hasil asuhan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, pasien mengalami sesak napas berat dengan saturasi oksigen di bawah rentang normal. Setelah penerapan posisi Semi-Fowler secara rutin selama 3x24 jam, terjadi peningkatan saturasi oksigen yang stabil (mencapai 96-98%) dan penurunan frekuensi pernapasan, yang menunjukkan perbaikan pada ekspansi paru dan efektivitas jalan napas. Kesimpulan. Penerapan posisi Semi-Fowler efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien ALO dengan komorbid CHF dan CKD. Intervensi ini membantu menurunkan kerja otot bantu napas dan memfasilitasi ekspansi paru yang maksimal. Disarankan bagi perawat ICU untuk menjadikan pengaturan posisi ini sebagai prosedur standar dalam penanganan pasien dengan edema paru akut.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Rizqya et al. (2026) conducted a case report in Acute Lung Oedema secondary to Congestive Heart Failure and Chronic Kidney Disease (n=1). Semi-Fowler position vs. Baseline (pre-intervention) was evaluated on Oxygen saturation (SpO2). The application of a Semi-Fowler position at 30-45 degrees effectively increased oxygen saturation from 90% to 99% in an ICU patient with acute lung edema complicated by CHF and CKD.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: