Answers are grounded in this paper and cite their sources.
Penelitian ini mengkaji bagaimana teknologi digital diintegrasikan dalam pembelajaran IPS di SMP N 1 Kalasan dan apa maknanya secara pedagogis. Penelitian menggunakan studi kasus tunggal kualitatif dengan observasi langsung, wawancara mendalam kepada guru, murid, dan kepala madrasah, serta dokumentasi. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman dan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan disusun dalam tiga dimensi. Pertama, integrasi berbentuk video pembelajaran, presentasi PowerPoint, permainan edukatif dan simulasi, e-book dan platform daring, serta kuis interaktif daring. Kedua, dampak pedagogisnya berupa partisipasi dan motivasi yang lebih tinggi serta indikasi pemahaman konsep yang lebih baik, disertai risiko penggunaan berlebihan yang mengurangi interaksi sosial langsung. Ketiga, hambatan struktural mencakup terbatasnya kompetensi digital dan waktu merancang pembelajaran bagi guru, media konvensional yang mudah rusak, dan akses sumber daya digital yang tidak merata. Penelitian ini menyumbangkan model konseptual (bentuk, dampak, hambatan) dan empat proposisi teoretik tentang bagaimana kedalaman integrasi dan kondisi struktural membentuk dampak teknologi pada IPS di SMP Negeri. Pelatihan guru yang berkelanjutan dan infrastruktur digital yang merata direkomendasikan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Jodi et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: