This is the authors' abstract. We don't add key points for this paper.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Banyak kasus hipertensi tidak terdeteksi sejak dini, sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Wilayah kerja Puskesmas Alun-Alun Gresik menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining tekanan darah rutin, meskipun akses layanan kesehatan relatif mudah. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran kader kesehatan dalam deteksi dini hipertensi melalui pendidikan, pelatihan, skrining, pendampingan berkelanjutan, mediasi, dan advokasi. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan masyarakat, pelatihan kader posyandu, remaja, dan relawan komunitas, skrining tekanan darah warga dewasa, pendampingan berkelanjutan oleh mahasiswa UMG dan pegawai puskesmas, serta mediasi dan advokasi untuk rujukan kasus hipertensi dan dukungan kebijakan lokal. Partisipasi masyarakat, keterampilan kader, serta efektivitas skrining dievaluasi melalui observasi, pretest-posttest, dan pencatatan data lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi (rata-rata skor pretest 58 menjadi posttest 81), peningkatan keterampilan kader dalam skrining dan edukasi (skor rata-rata 57 menjadi 82), serta deteksi 28% kasus hipertensi dari 450 warga yang diskrining, mayoritas pada kelompok usia >55 tahun. Pendampingan berkelanjutan dan advokasi memastikan tindak lanjut kasus dan keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan dan pendampingan berbasis komunitas efektif meningkatkan deteksi dini hipertensi, kesadaran masyarakat, dan keberlanjutan intervensi, sejalan dengan tujuan SDG 3
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Anjeli et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: