Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan strategi komunikasi pemasaran, di mana personal branding menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding Aldi Taher melalui Instagram dalam membangun brand awareness Aldy's Burger. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap konten Instagram @alditaher.official periode Januari–Juni 2026, wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal branding Aldi Taher dibangun melalui lima pilar Authentic Personal branding menurut Hubert K. Rampersad, yaitu authenticity, consistency, visibility, distinctiveness, dan goodwill. Aldi Taher menampilkan karakter yang autentik, spontan, humoris, dan religius secara konsisten dalam setiap unggahan, sehingga membentuk identitas yang mudah dikenali oleh audiens. Visibilitas yang tinggi melalui intensitas unggahan dan pemanfaatan isu viral, didukung dengan gaya komunikasi yang unik dan berbeda, mampu meningkatkan perhatian publik terhadap Aldy's Burger. Selain itu, penyampaian nilai-nilai religius dan sikap kolaboratif memperkuat citra positif yang melekat pada personal branding Aldi Taher. Berdasarkan perspektif dramaturgi Erving Goffman, Instagram berfungsi sebagai front stage dalam membangun impression management, sedangkan dari perspektif komunikasi pemasaran digital, strategi yang diterapkan menunjukkan integrasi antara personal branding dan promosi produk secara efektif. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa strategi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan brand recognition dan brand recall, serta menunjukkan kecenderungan menuju top of mind pada sebagian informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa personal branding yang autentik, konsisten, dan terintegrasi dengan komunikasi pemasaran digital mampu menjadi strategi yang efektif dalam membangun brand awareness. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian personal branding, public relations, komunikasi pemasaran digital, dan brand awareness, sekaligus menjadi referensi praktis bagi figur publik maupun pelaku usaha dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun merek. Kata Kunci: Personal branding, Authentic Personal branding, Instagram, Brand awareness, Aldi Taher, Aldy's Burger.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Nugroho et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: