Discipline assessment in elementary schools is essential for systematically monitoring students’ character development and providing a basis for continuous guidance. However, effective assessment depends not only on the availability of instruments but also on consistent implementation and the appropriate use of assessment results. This study aimed to describe the implementation of discipline attitude assessment instruments and the disciplinary behavior of students at SD Negeri 071206 Taluzusua. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. The informants consisted of two homeroom teachers and one subject teacher selected purposively based on their direct involvement in teaching and attitude assessment. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data credibility was strengthened through source, technique, and time triangulation. The findings indicated that instrument implementation involved three stages: planning, assessment, and utilization of results. Teachers used observation sheets and attitude assessment journals to assess punctuality, compliance with rules, and responsibility for completing assignments. Students generally demonstrated fairly good discipline, although their behavior was not yet consistent across all indicators. Assessment results were used to provide reminders, guidance, reinforcement, and continuous character development. These findings highlight the importance of systematic assessment and appropriate follow-up in fostering discipline in elementary schools. ABSTRAK Penilaian sikap kedisiplinan penting dilakukan di sekolah dasar untuk memantau perkembangan karakter peserta didik secara sistematis dan menjadi dasar pembinaan yang berkelanjutan. Namun, keberhasilan penilaian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan instrumen, tetapi juga oleh konsistensi penggunaannya dan pemanfaatan hasilnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi instrumen penilaian sikap kedisiplinan dan gambaran kedisiplinan peserta didik di SD Negeri 071206 Taluzusua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan terdiri atas dua wali kelas dan satu guru mata pelajaran yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi instrumen meliputi perencanaan, pelaksanaan penilaian, dan pemanfaatan hasil. Guru menggunakan lembar observasi dan jurnal penilaian untuk menilai ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Kedisiplinan peserta didik secara umum cukup baik, tetapi belum konsisten. Hasil penilaian dimanfaatkan untuk memberikan pengingat, arahan, penguatan, dan pembinaan karakter secara berkelanjutan.
No takes yet. Share an insight, caveat, or question.
Zebua et al. (2026) studied this question.
Synapse has enriched 5 closely related papers on similar clinical questions. Consider them for comparative context: